Sekilas nampak di pandangan orang awam, semua keyboard mungkin nampak sama satu sama lain. Padahal, hal ini tidaklah sepenuhnya benar, artikel ini saya tulis untuk menambah wawasan anda (terutama yang masih baru berkenalan dengan dunia musik),
Secara umum keyboard saya bagi menjadi 3 bagian Yaitu :
Juga disebut “electone keyboard”, juga populer dengan sebutan “organ tunggal”. Dari namanya , “accompaniment”, dari asal kata “company” yang berarti “teman” atau “rombongan”, yang maksudnya keyboard ini memiliki kemampuan untuk menjadi “teman” bagi penggunanya atau bahkan menyediakan “rombongan bala bantuan” berupa pemain drum, pemain bass, pemain gitar bahkan serombongan pemain string section dan brass section virtual dalam paket fasilitas yang disebut “STYLE”.
STYLE adalah sebuah fasilitas yang menjadi ciri khas dari accompaniment keyboard, dimana STYLE menyediakan iringan band lengkap (biasanya terdiri dari drum, bass, piano, gitar, strings, brass, percussion, dll). Jadi dengan adanya fasilitas STYLE, seorang pemain keyboard sanggup memainkan lagu dengan seolah-olah menghadirkan serombongan pemain band (oleh karena itulah disebut “organ tunggal”). Keyboard jenis ini sangat cocok untuk jadi keyboard pertama anda yang baru akan memulai belajar keyboard.
Contoh keyboard jenis ini adalah:
+ Roland EM series (EM15, EM35, EM2000, dll)
+ Yamaha PSR series (PSR E304, PSR 3000, PSR S910, dll)
+ Korg Pa series (Pa80, Pa50, Pa800, Pa2Xpro)
+ Casio CTK series
2. Digital Piano Keyboard
Sesuai dari namanya maka dapat dibayangkan fungsi dan karakteristik keyboard jenis ini adalah sebagai substitusi (pengganti) piano. Sebagai keyboard yang merupakan substitusi piano akustik (yang biasanya berukuran besar, berat, tidak portabel), digital piano biasanya dipersenjatai dengan sound-sound piano akustik dan elektrik yang sangat mumpuni di kelasnya.
Oleh karena sound pianonya yang mumpuni, digital piano cocok untuk dijadikan sebagai salah satu keyboard stage, keyboard studio, ato keyboard rumahan untuk pemain piano yang menginginkan sound dan touch feel piano, namun terkendala dengan harga piano yang mahal dan ruangan yang kecil, atau takut suara piano akustik yang besar mengganggu tetangga.
Contoh Keyboard jenis ini adalah:
+ Roland RD series (RD500, RD700sx, RD300gx, dll)
+ Kurzweil SP series (SP88, SP2x, dll)
+ Korg SP series (SP100, SP250, SP250, SP500)
+ Yamaha P series (P70, P140, P250, dll)
3. Digital Synthesizer & Workstation keyboard
Digital synthesizer adalah keyboard yang dibekali dengan persedian sound yang relatif lebih banyak dan lebih baik dari pada jenis keyboard lainnya, dengan kemampuan penuh untuk mengutak-atik (editing), menggabungkan (combining), bahkan membangun sound baru (creating). Ditilik dari asal katanya “sintesis” artinya adalah “menggabungkan” atau juga “menyerupai seperti” ,Synthesizer mampu menciptakan sound yang menyerupai sound instrument lain, dengan menggabungkann berbagai parameter sound. Sedang digital di sini maksudnya synthesizer ini menggunakan prosesor komputer dalam melaksanakan pekerjaannya dan menghasilkan data-data yang digital pula.
Sedangkan Workstation adalah digital synth yang dilengkapi dengan kemampuan yang lebih kompleks lagi, (seperti kemampuan sebagai sequencer berkapasitas besar, membuat arpegio, looping, tracking vokal, dan merekam alat musik lain pada sequencer, bahkan sampling) sehingga dapat berfungsi selayaknya sebuah studio mini, sesuai dengan arti harfiah namanya (Work = kerja, station = stasiun /pos, workstation = pos/stasiun kerja).
User pemula disarankan untuk tidak melirik keyboard jenis Workstation dulu, terutama sebagai keyboard pertama anda, karena pengoperasiannya yang biasanya relatif rumit. pada intinya keyboard jenis ini adalah untuk anda yang menginginkan kualitas sound yang maksimal, namun tidak memerlukan accompaniment.
Berikut adalah beberapa contoh Digital Synth:
+ Roland Juno series baru (Juno G, Juno D, Juno Stage)
+ Korg Triton Le, Tr, X50, PS60
Berikut adalah beberapa contoh Workstation:
+ Yamaha Motif Series
+ Roland Fantom series
* Taken from some sources
Tidak ada komentar